Tanggapan Simpel Sabrina Chairunnisa Soal Polemik Paris Fashion Week

Pertunjukan Paris Fashion Week telah berakhir. Namun, di Indonesia masih ada pembicaraan tentang salah satu event fashion terbesar di dunia.

Pasalnya, banyak brand dan publik figur Indonesia mengaku terlibat dalam Paris Fashion Week, padahal acaranya berbeda. Hal ini kemudian menuai banyak keuntungan dan kerugian dari warga.

Sabrina Chairunnisa pun memberikan jawaban atas permasalahan tersebut. Dalam sesi tanya jawab di Instagram, seorang netizen menanyakan pendapat Sabrina tentang polemik Paris Fashion Week 2022.

Simpel

Sabrina Chairunnisa kekasih Deddy Corbuzier. (Instagram @sabrinachairunnisa_)

 

Menurutku simple sih. Salah ga salah yg berhak menentukan Penyelenggara PFW nya Isg. Krn ini intinya following the hype dr event mrk,” tulis Sabrina Chairunnisa pada Rabu (30/4/2022).

Gak Perlu Menghujat Berlebihan

[Fimela] Sabrina Chairunnisa

Sabrina Chairunnisa juga berpesan kepada warganet untuk tidak terlalu berlebihan sampai meghujat pihak yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan masalah ini.

Ga perlu menghujat jg berlebihan dgn embel2 merasa tertipu. Aduh, kaya baru pada tau aja kl bahasa marketing emang super tricky. Mau kritik ya silahkan. Kalau mau hujat, pastiin kamu ga hypocrite. Sbnrnya Simplenya, kl sampe merasa tertipu artinya literasi media kita jg yg masi kurang mumpuni. Apalagi sampe menghujat yg ga kejuntrungan,” bebernya.

 

Kritik dengan Elegan

 

Tanggapan Simpel Sabrina Chairunnisa Soal Polemik Paris Fashion Week

Sabrina Chairunnisa sejatinya tidak menyalahkan pihak-pihak yang mengkritisi masalah ini. Selama tidak menghujat dan tidak ada upaya untuk mengambil keuntungan dari masalah ini.

Kritik sah sah aja, tapi kritik ama hujat tu beda BGT KI yg hujat doang ranpa narasi yg tepat emang keliatannya jd sirik. Dan ati2 jgn jd hypocrite. Karena menurutku emg yg kritik bagus ada, tp yg hujat ga berdasar byk. Pun sesama punya beauty brand gt lho. Jd kaya aji mumpung biar brand nya naik. Ga bikin brand kita naik jg dgn begitu sbrnnya. Kritik lah dengan elegant, dan dengan narasi yg tepat,”┬áia mengakhiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *